“Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Prodi Teknik Elektro Laksanakan Rapat Penyusunan RPS”

Bontang — Dalam rangka meningkatkan mutu proses pembelajaran dan memastikan kesesuaian kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL), Program Studi Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Bontang (STITEK) melaksanakan rapat penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada dosen pengampu mata kuliah, yang berlangsung di ruang prodi Teknik Elektro.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen tetap dan pengampu mata kuliah di lingkungan Prodi Teknik Elektro. Melalui rapat ini, tim dosen melakukan penyelarasan materi, metode pembelajaran, serta teknik penilaian agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui program DIKTI SAINTEK Berdampak.

Ketua Program Studi Teknik Elektro Ibu Ir. Arfittariah,S.T.,M.T menyampaikan bahwa penyusunan RPS ini menjadi langkah penting dalam menjamin kualitas pembelajaran di setiap mata kuliah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antar dosen untuk memperbarui strategi pembelajaran berbasis outcome-based education (OBE) yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini.

Dengan tersusunnya RPS yang terintegrasi dan terukur, diharapkan proses pembelajaran di Prodi Teknik Elektro STITEK Bontang semakin efektif, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang berkompeten serta siap bersaing di dunia kerja profesional.

Optimalisasi Pembelajaran Teknik Elektro STITEK Bontang di Era Digital

Program Studi Teknik Elektro STITEK Bontang terus berinovasi dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital. Melalui penerapan pembelajaran berbasis teknologi, proses belajar mengajar kini semakin interaktif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri modern.

Pada semester ini, dua mata kuliah unggulan yaitu Integral Differential dan Instrumentasi Sistem Kendali menjadi contoh nyata penerapan metode pembelajaran inovatif.

Mata kuliah Integral Differential yang diampu oleh Bapak Zaini, S.Pd., M.Pd., kini memanfaatkan platform digital untuk membantu mahasiswa memahami konsep turunan dan integral secara lebih aplikatif. Melalui video pembelajaran, latihan berbasis simulasi, dan diskusi daring, mahasiswa diajak mengaitkan teori kalkulus dengan penerapan di dunia teknik, khususnya dalam analisis sistem kelistrikan.

Sementara itu, mata kuliah Instrumentasi Sistem Kendali yang diampu oleh Ibu Ir. Arfittariah, S.T., M.T., menerapkan pendekatan blended learning dengan menggabungkan pembelajaran tatap muka dan simulasi digital. Mahasiswa berlatih menggunakan perangkat lunak seperti MATLAB dan Proteus untuk mempelajari sistem kendali otomatis. Selain teori, mereka juga mengerjakan proyek sederhana berbasis industri yang melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

Dengan dukungan laboratorium yang terus diperbarui serta akses ke sumber belajar digital, mahasiswa Teknik Elektro STITEK Bontang kini semakin siap menghadapi dunia kerja. Upaya ini sejalan dengan visi kampus untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan kompeten di era industri 4.0.

PENGUMUMAN UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2024-2025

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa STITEK Bontang bahwa Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 akan segera dilaksanakan.

📅 Jadwal UAS dapat diunduh melalui link berikut:
🔗 Download Jadwal UAS Genap 2024/2025

Mohon kepada seluruh mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh ketentuan ujian yang berlaku. Selamat menempuh UAS dan semoga mendapatkan hasil terbaik!

UPT Sistem Informasi STITEK Bontang Gelar Workshop Pelatihan Operator Website Program Studi

Bontang — Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan informasi serta performa analitik website program studi, UPT Sistem Informasi/TIK STITEK Bontang mengadakan Workshop Pelatihan Operator Website Program Studi pada Jumat, 11 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lab Multimedia, Kampus Utama STITEK Bontang, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WITA.

Workshop ini diikuti oleh staf dari berbagai program studi dan unit, antara lain Program Studi Teknik Informatika, Teknik Elektro, Sistem Informasi, Bisnis Digital, serta Unit Jaminan Mutu. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dalam mengelola konten website program studi agar lebih informatif, terstruktur, dan sesuai dengan standar institusi.

Menariknya, dalam pelatihan kali ini, Zelli Ghea Mardi A., S.Kom. dan Zamhari Syafi’i, S.Kom. turut hadir sebagai pemateri utama. Keduanya memberikan materi teknis terkait pengelolaan website berbasis CMS, pengoptimalan konten digital, serta analisis performa web menggunakan berbagai alat bantu digital.

Kepala UPT Sistem Informasi STITEK Bontang, Rianindya Chandra Hardika, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan layanan informasi digital kampus.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, setiap program studi dapat secara mandiri mengelola websitenya dengan baik dan menyajikan informasi yang akurat serta mudah diakses oleh mahasiswa dan masyarakat luas,” ujar Rianindya.

Dengan terlaksananya workshop ini, STITEK Bontang menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem informasi yang responsif, modern, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Seminar Nasional STITEK: Mengungkap Masa Depan Energi melalui Teknologi Baterai dan Hidrogen

STITEK Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi ilmiah yang inspiratif dan futuristik melalui Seminar Nasional Teknik Elektro bertema “Penyimpanan Energi dan Sistem Manajemen Baterai (Energy Storage and Battery Management System)” yang dilaksanakan pada 6 Juli 2025.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional terkemuka, yaitu Prof. Dr.-Ing. Ir. Faizal Arya Samman, IPU, AER, ACPE, APEC Eng. dari Universitas Hasanuddin Makassar, seorang akademisi dan peneliti bidang rekayasa energi dan elektronika, yang aktif dalam riset konversi energi hijau dan teknologi kendaraan listrik. Beliau saat ini menjabat sebagai Ketua Thematic Research Group Green Hydrogen Energy Technology dan merupakan mantan Research Ambassador DAAD Jerman.

Seminar ini dipandu oleh Ibu Martati, S.Pd., M.T sebagai moderator yang memandu sesi dengan hangat dan terstruktur. Kegiatan dibuka oleh Ibu Ir. Arfittariah, S.T., M.T selaku Kaprodi Teknik Elektro STITEK, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Prof. Faizal karena telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa serta peserta umum.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami di STITEK Bontang untuk bisa belajar langsung dari pakar nasional. Semoga ilmu yang disampaikan dapat membuka cakrawala baru dalam pengembangan teknologi energi masa depan,” ujar Ibu Arfittariah.

Harmoni Wisata hadir buat nemenin langkahmu menjelajahi setiap sudut wisata indonesia dengan pelayanan yang maksimal.

Seminar yang diselenggarakan secara daring ini dihadiri tidak hanya oleh mahasiswa STITEK, namun juga peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk dari luar Pulau Kalimantan. Antusiasme peserta menciptakan suasana seminar yang sangat hidup dan interaktif. Rekaman Ulangnya bisa ditonton di akun Youtube STITEK https://youtu.be/iqLo-eXVTw0 Jangan Lupa di Tonton yah.

Pokok Bahasan Seminar:

Teknologi penyimpanan energi: potensial, elektrokimia, dan hidrogen

Jenis-jenis baterai modern: Lithium-Ion, Sodium-Ion, Potassium-Ion

Sistem Manajemen Baterai (BMS) dan tantangan kendaraan listrik

Prospek energi hidrogen sebagai bahan bakar alternatif

Inovasi integrasi energi untuk mendukung transisi ke net-zero emission

Kesimpulan Seminar:

✅ Baterai Lithium-Ion efisien tetapi mahal dan kurang ramah lingkungan; Sodium-Ion menjadi alternatif yang lebih menjanjikan.

✅ Sistem BMS sangat vital dalam menjamin performa dan keamanan baterai kendaraan listrik.

✅ Energi hidrogen memiliki potensi besar, meski masih dihadapkan pada tantangan teknis.

✅ Masa depan energi ramah lingkungan berpeluang hadir dari kombinasi baterai Sodium-Ion dan teknologi in-situ hydrogen synthesizer.

✅ Mahasiswa elektro didorong untuk mendalami elektrokimia, sebagai fondasi utama inovasi energi hijau masa depan.

“Mahasiswa elektro sangat disarankan untuk memperdalam ilmu elektrokimia agar dapat mengambil peran penting dalam inovasi teknologi penyimpanan energi,” tegas Prof. Faizal.

Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Elektro, Langkah Strategis STITEK Bontang Tingkatkan Mutu Pendidikan

Agenda ini menghadirkan narasumber pakar kurikulum dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ir. F. Danang Wijaya, S.T., M.T., IPM., yang memberikan materi secara daring, yaitu pada hari Rabu, 2 Juli 2025.

Prof. Danang menyampaikan berbagai wawasan penting terkait evaluasi kurikulum, proses akreditasi, hingga urgensi penerapan pendidikan berbasis Outcome (Outcome-Based Education/OBE). Ia juga menyoroti kekuatan dan tantangan yang dihadapi oleh Program Studi Teknik Elektro, khususnya pada aspek peningkatan kualitas output penelitian, proyek desain (Capstone Design), dan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri maupun perkembangan teknologi global.

Ia menjelaskan pentingnya memperbarui kurikulum setiap empat hingga lima tahun, disesuaikan dengan profil lulusan dan perkembangan kebutuhan  industri dunia kerja. Penyesuaian rutin terhadap kurikulum menjadi sangat penting, terutama dalam bidang sistem tenaga listrik dan sistem kontrol, sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan pembelajaran sepanjang hayat dan kesiapan untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Sehingga penting bagi perguruan tinggi untuk mengidentifikasi Profil Lulusan, menetapkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta merancang struktur kurikulum yang mencakup ilmu dasar, keterampilan umum, hingga keterampilan khusus yang dibutuhkan oleh industri dan masyarakat,” jelas Prof. Danang.

Lebih lanjut, dalam diskusi pengembangan kurikulum Prodi Teknik Elektro, Prof. Danang menekankan pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip OBE secara konsisten dalam perancangan dan implementasi kurikulum. Dengan pendekatan ini, diharapkan kurikulum Prodi Teknik Elektro dapat mengoptimalkan potensi mahasiswa, terutama dalam pelaksanaan Capstone Project pada semester enam dan tujuh, yang menjadi tahap krusial untuk mengukur kemampuan integratif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah nyata berbasis keilmuan teknik elektro.

Kegiatan ini juga menjadi momen reflektif bagi seluruh dosen dan tim pengelola kurikulum untuk memperkuat sinergi, memperbaharui struktur kurikulum secara menyeluruh, dan menyusun rencana tindak lanjut menuju akreditasi unggul dan peningkatan daya saing lulusan.