Keikutsertaan STITEK dalam Reviu Standar Pelayanan di RSUD Taman Husada

Pada Rabu, 26 November 2025, STITEK Bontang berpartisipasi dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik: Reviu Standar Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang melalui kehadiran perwakilan dosen yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Jaminan Mutu (UJM), Martati, S.Pd., M.T. Kegiatan ini diselenggarakan oleh RSUD Taman Husada Bontang sebagai wujud komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan. Forum konsultasi publik tersebut menjadi sarana evaluasi yang sistematis terhadap mutu penyelenggaraan layanan rumah sakit dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain unsur akademisi, regulator, tenaga medis, serta perwakilan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, forum membahas dan melakukan reviu terhadap 24 standar pelayanan beserta standar operasional prosedur (SOP) yang telah diterapkan di RSUD Taman Husada. Masing-masing standar dipaparkan oleh pejabat struktural rumah sakit dan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan masukan, kritik konstruktif, serta rekomendasi perbaikan. Melalui mekanisme tersebut, rumah sakit memperoleh umpan balik yang komprehensif sebagai landasan dalam penyempurnaan prosedur pelayanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola pelayanan publik yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Martati menegaskan bahwa evaluasi mutu layanan merupakan bagian integral dari siklus peningkatan kualitas yang tidak hanya berhenti pada penyusunan dokumen standar, tetapi juga harus memastikan implementasinya memberikan dampak yang terukur dan signifikan bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam proses evaluasi menjadi faktor kunci dalam mewujudkan layanan publik yang relevan, transparan, dan adaptif. Sementara itu, Ketua STITEK Bontang, Zaini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan dosen dalam kegiatan tersebut dan menekankan bahwa partisipasi ini sejalan dengan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lebih lanjut, beliau berharap forum ini dapat menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan inovasi layanan publik berbasis data dan teknologi guna mendukung transformasi digital sektor kesehatan di Kota Bontang.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *